Kamis, 12 Februari 2015


Pengertian dan Penjelasan Dasar Akuntan

Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.
Akuntansi berasal dari kata asing accounting yang artinya bila diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia adalah menghitung atau mempertanggungjawabkan. Akuntansi digunakan di hampir seluruh kegiatan bisnis di seluruh dunia untuk mengambil keputusan sehingga disebut sebagai bahasa bisnis.
B. Fungsi Akuntansi
Fungsi utama akuntansi adalah sebagai informasi keuangan suatu organisasi. Dari laporan akuntansi kita bisa melihat posisi keuangan sutu organisasi beserta perubahan yang terjadi di dalamnya. Akuntansi dibuat secara kualitatif dengan satuan ukuran uang. Informasi mengenai keuangan sangat dibutuhkan khususnya oleh pihak manajer / manajemen untuk membantu membuat keputusan suatu organisasi.
C. Laporan Dasar Akuntansi
Pada dasarnya proses akuntansi akan membuat output laporan rugi laba, laporan perubahan modal, dan laporan neraca pada suatu perusahaan atau organisasi lainnya. Pada suatu laporan akuntansi harus mencantumkan nama perusahaan, nama laporan, dan tanggal penyusunan atau jangka waktu laporan tersebut untuk memudahkan orang lain memahaminya. Laporan dapat bersifat periodik dan ada juga yang bersifat suatu waktu tertentu saja.
Pihak Yang Menggunakan dan Membutuhkan Informasi / Laporan Akuntansi – Belajar Ilmu Akutansi / Accounting
1. Pihak Internal
Pihak internal adalah pihak yang berada dalam struktur organisasi. Manajemen adalah pihak yang paling membutuhkan laporan akuntansi yang tepat dan akurat untuk mengambil keputusan yang baik dan benar. Contohnya seperti manajer yang melihat posisi keuangan perusahaan untuk memutuskan apakah akan membeli gedung untuk kanntor cabang baru atau tidak.
2. Pihak Eksteral / External
a. Investor
Investor membutuhkan informasi keuangan perusahaan untuk menentukan apakah akan menanamkan modalnya atau tidak. Jika dalam prediksi investor akan memberikan keuntungan yang baik, maka investor akan menyetorkan modal ke perusahaan, dan begitu juga sebaliknya.
b. Pemegang saham / pemilik perusahaan
Para pemilik perusahaan yang mempunyai bagian saham perusahaan membutuhkan informasi keuangan perusahaan untuk dapat mengetahui sejauh mana kemajuan atau kemunduran yang dialami perusahaan. Pemegang saham akan mendapatkan keuntungan dari dividen yang akan semakin besar jika perusahaan untung besar.
c. Pemerintah
Besarnya pajak yang harus dibayarkan perusahaan atau organisasi kepada pemerintah sebagaian besar berdasarkan atas informasi pada laporan keuangan perusahaan.
d. Kreditur
Jika perusahaan sedang terdesak dan membutuhkan dana segar perusahaan mungkin akan meminjam uang pada kreditor seperti meminjam uang di bank, berhutang barang pada supplyer / pemasok. Kreditur akan memberikan dana jika perusahaan memiliki kondisi keuangan yang baik dan tidak akan memiliki potensi yang besar untuk merugi.
e. Pihak Lainnya
Sebenarnya masih banyak pihak lain dari luar perusahaan perusahaan yang mungkin saja akan menggunakan laporan / informasi akuntansi suatu organisasi seperti para karyawan, serikat pekerja, auditor akuntan publik, polisi, pelajar / mahasiswa, wartawan, dan banyak lagi lainnya.

Macam dan Jenis Perkiraan atau Akun dalam Akuntansi : Harta / Aset / Aktiva, Kewajiban / Hutang / Pasiva dan Modal – Akutansi
A. Harta / Aset / Aktiva
Harta adalah benda baik yang memiliki wujud maupun yang semu yang dimiliki oleh perusahaan. Klaim atas harta yang tidak berwujud disebut ekuitas / equities yang dapat mendatangkan manfaat di masa depan.
1. Harta Lancar / Aktiva Lancar / Current Assets
Harta lancar adalah harta yang berbentuk uang tunai maupun aktiva lainnya yang dapat ditukarkan dengan uang tunai dalam jangka satu tahun.
Contoh : piutang dagang, biaya atau beban dibayar di muka, surat berharga, kas, emas batangan, persediaan barang dagang, pendapatan yang akan diterima, dan lain sebagainya.
2. Harta Investasi / Aktiva Ivestasi / Investment Assets
Harta Investasi adalah harta yang diinvestasikan pada produk-produk investasi untuk mendapatkan keuntungan.
Contoh : Reksadana, saham, obligasi, dan lain-lain.
3. Harta Tak Berwujud / Intangible Assets
Aset tak berwujud adalah harta yang tidak memiliki bentuk tetapi sah dimiliki perusahaan dan dapat menghasilkan keuntungan bagi perusahaan.
Contoh : Merk dagang, hak paten, hak cipta, hak pengusahaan hutan / hph, franchise, goodwill, dan lain sebagainya.
4. Harta Tetap / Aktiva Tetap / Fixed Assets
Harta tetap adalah harta yang menunjang kegiatan operasional perusahaan yang sifatnya permanen kepemilikannya.
Contoh : Gedung, mobil, mesin, peralatan dan perlengapan kantor, dan lain-lain.
5. Harta Lainnya / Other Assets
Harta lain adalah perkiraan atau akun yang tidak dapat dikategorikan pada harta atau aset di atas baik dalam bentuk aset tetap, aset investasi, aset tak berwujud dan aset lancar.
Contoh : Mesin rusak, uang jaminan, harta yang masih dalam proses kepengurusan yang sah, dan lain-lain.
B. Kewajiban / Hutang / Pasiva / Liabilities
Hutang adalah kewajiban perusahaan pada pihak ketiga untuk melakukan sesuatu yang pada umumnya dalah pembayaran uang, penyerahan barang maupun jasa pada waktu-waktu tertentu. iklan internet murah efektif berkualitas indonesia
1. Hutang Lancar / Kewajiban Lancar / Current Liabilities
Hutang lancar adalah kewajiban yang harus dilunasi dalam tempo satu tahun.
Contoh : hutang dagang, beban yang harus dibayar, hutang dagang, hutang pajak, pendapatan diterima di muka, dan lain sebagainya.
2. Hutang Jangka Panjang / Long-Term Liabilities
Hutang jangka panjang adalah kewajiban yang harus dilunasi dalam jangka waktu lebih dari setahun.
Contoh : Hutang hipotek, hutang obligasi yang jatuh tempo lebih dari setahun, hutang pinjaman jangka panjang, dan lain sebagainya.
3. Hutang lain-lain / Other Payable
Perkiraan atau akun ini digunakan untuk mencatat hutang lain yang tidak termasuk pada hutang lancar dan hutang jangka panjang.
Contoh : uang jaminan, hutang pada pemegang saham, dan lain sebagainya.
C. Modal / Capital
Modal adalah hak milik atas kekayaan dan harta perusahaan yang berbentuk hutang tak terbatas suatu perusahaan kepada pemilik modal hingga jangka waktu yang tidak terbatas. Rumus modal adalah harta atau aset dikurangi dengan kewajiban atau hutang.
Contoh Modal : modal disetor, prive, modal komanditer, laba ditahan, agio saham, saham preferen & biasa, simpanan-simpanan, sisa hasil usaha atau shu, dan lain sebagainya.
Tambahan :
- Rumus Aktiva —> Aktiva = Kewajiban + Modal
Proses Akuntansi Dasar – Klarifikasi, Pencatatan, Merangkum, Interpretasi Dan Pelaporan – Pengetahuan Dasar Akutansi
Akutansi memiliki proses yang terdiri dari tahapan-tahapan untuk dapat menghasilkan laporan yang diinginkan dan dilakukan oleh akuntan.
1. Proses Mengklarifikasi Transaksi
Tahap yang awal ini adalah di mana dilakukan suatu pembagian transaksi suatu organisasi atau perusahaan ke dalam jenis-jenis tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya.
Contoh seperti membagi transaksi yang masuk ke dalam penjualan, pembelian, pengeluaran kas, penerimaan kas dan lain sebagainya ke dalam masing-masing bagian. Sedangkan untuk transaksi yang jumlahnya kecil dan jarang terjadi bisa sama-sama dimasukkan ke dalam jenis kategori yang sama yaitu transaksi rupa-rupa.
2. Proses Mencatat Dan Merangkum
Setelah melakukan pengklarifikasian data selanjutnya adalah melakukan pencatatan. Masukkan transaksi yang ada ke dalam jurnal yang tepat sesuai urutan transaksi terjadi atau kejadiannya. sumber-sumber yang dapat dijadikan bukti adanya transaksi yaitu seperti kertas-kertas bisnis semacam bon, bill, nota, struk, sertifikat, dan lain sebagainya.
Jurnal yang umumnya ada pada jurnal akuntasi yaitu seperti jurnal penjualan, jurnal pembelian, jurnal penerimaan kas, jurnal pengeluaran kas dan jurnal umum.
Setelah transaksi dimasukkan ke dalam jurnal-jurnal yang ada, maka selanjutnya adalah memasukkan jurnal ke dalam buku besar secara berkala. Hasil pemindahan ke dalam buku besar tersebut akan terlihat dari rangkuman neraca percobaan.
3. Proses Menginterpretasikan Dan Melaporkan
Setelah kedua proses di atas dijalankan, maka proses yang terakhir adalah melakukan pembuatan kesimpulan dari kegiatan atau pekerjaan laporan keuangan sebelumnya. Segala hal yang berhubungan dengan keuangan perusahaan diungkapkan pada laporan keuangan tersebut.
Dari informasi laporan keuangan baik dalam bentuk laporan rugi laba, laporan modal dan neraca seseorang dapat mengetahui apa yang terjadi pada suatu perusahaan, apakah sudah sesuai dengan tujuan perusahaan dan informasi tersebut dapat menjadi acuan atau pedoman bagi manajemen untuk mengambil keputusan kebijakan pada organisasi perusahaan demi mencapai kondisi yang diinginkan.

Memahami Persamaan Akuntansi (Contoh Kasus Sederhana Sehari-Hari)
Dalam belajar akuntansi sangat penting untuk mengetahui persamaan akuntansi, persamaan akuntansi ini sangat berguna dalam penyusunan laporan keuangan. Untuk mempelajari persamaan akuntansi ini cobalah anda lihat Belajar Akuntansi Debet dan Kredit pada Blog http://kalmet.blogspot.com
Dengan menggunakan transaksi sehari-hari dan sederhana sebagaimana yang diuraikan dalam Belajar Akuntansi Debet dan Kredit, maka kita dapat mempelajari bagaimana caranya mencatat transaksi pada sisi debet dan sisi kredit. Berdasarkan yang telah dipelajari dalam catatan Belajar Akuntansi Debet dan Kredit maka dapat kita bentuk persamaan akuntansinya dengan cara sebagai berikut :
1. Lihatlah posisi positif pada masing-masing unsur akuntansi sebagaimana yang telah dibahas dalam Belajar Akuntansi Debet dan Kredit, yaitu:
- Aset bertambah berada pada posisi debet
- Kewajiban bertambah berada pada posisi kredit
- Ekuitas/Modal bertambah berada pada posisi kredit
- Pendapatan bertambah berada pada posisi kredit
- Biaya/Beban bertambah berada pada posisi debet
2. Dengan melihat tanda positifnya maka dapat kita bentuk persamaan akuntansinya, yaitu unsur akuntansi sisi debet sama dengan unsur akuntansi sisi kredit, dengan persamaan sebagai berikut:
ASET + BIAYA = KEWAJIBAN + MODAL + PENDAPATAN
3. Dalam akuntansi; Aset, Kewajiban dan Modal merupakan komponen Neraca, sedangkan Pendapatan dan Biaya merupakan kelompok Laba (Rugi), atas hal tersebut, maka persamaan akuntansi dapat disederhanakan menjadi
- Kelompok Neraca, dengan persamaan akuntansi sebagai berikut:
ASET = KEWAJIBAN + MODAL
Dalam persamaan ini dapat disimpulkan bahwa aset yang kita miliki didapat dari pinjaman dan atau dari modal
- Kelompok Laba (Rugi) dengan persamaan akuntansi sebagai berikut:
LABA (RUGI) = PENDAPATAN – BIAYA
Dalam persamaan ini dapat disimpulkan bahwa apabila Pendapatan lebih besar dari Biaya, maka selisihnya diakui sebagai Laba, jika Pendapatan lebih kecil dibandingkan dengan Biaya, maka selisihnya akan diakui sebagai Rugi
4. Hubungan Neraca dengan Laba (Rugi)
Laporan laba (rugi) merupakan transaksi yang dilakukan untuk satu periode tertentu dan hasil dari laba (rugi) akan mempengaruhi modal yang dimiliki.
Hal ini berarti jika kita mengalami laba maka modal yang kita miliki akan bertambah sebesar laba yang diperoleh, sedangkan jika mengalami kerugian maka secara otomatis modal yang kita miliki akan berkurang sebesar kerugian. Dengan demikian persamaan akuntansi untuk modal adalah sebagai berikut
MODAL = MODAL DISETOR + LABA (RUGI)
Kesimpulan:
Persamaan akuntansi Laba (Rugi) adalah sebagai berikut:
LABA (RUGI) = PENDAPATAN – BIAYA
Persamaan akuntansi untuk Modal adalah sebagai berikut:
MODAL = MODAL DISETOR + LABA (RUGI)
Persamaan akuntansi untuk Neraca adalah sebagai berikut:
ASET = KEWAJIBAN + MODAL

Rabu, 04 Februari 2015

Manfaat Buah Naga Untuk Kecantikan


Buah naga atau sering disebut dengan dragon fruit adalah buah berbentuk unik yang mempunyai kulit seperti sisik naga yang bertaburan biji-biji hitam didalamnya.  Buah yang mempunyai rasa seperti buah kiwi ini mempunyai kandungan air 80%, zat besi, protein, kalsium,dan vitamin C yang sangat berguna bagi kesehatan tubuh, sedangkan batang buah naga yang menjulur panjang juga dapat bermanfaat bagi kecantikan kulit. 



 sumber : blogspot.com manfaat buah naga untuk kecantikan
Selain mempunyai rasa dan bentuk yang unik, ternyata buah naga mempunyai manfaat yang sangat baik bagi kesehatan dan kecantikan tubuh kita. Mau tau apa saja manfaat buah naga bagi kecantikan ? Yuk kita lihat dalam artikel berikut ini :

- Menghaluskan dan Melembabkan Kulit
Buah naga kaya akan Vitamin B3 yang bermanfaat untuk melembabkan kulit, selain itu Vitamin B3 juga bermanfaat untuk mencerahkan kulit.
Caranya :
Ambillah 1 buah naga yang berukuran sedang, lalu blender buah naga tersebut hingga lembut. Setelah lembut saringlah dengan menggunakan kain halus dan buanglah ampasnya. Oleskanlah sari buah naga tadi ke seleruh permukaan kulit wajah, leher, dan tubuh. Biarkan hingga meresap dan mengering. Sebaiknya lakukan setiap 1 minggu 2 kali agar mendapatkan hasil yang diinginkan.

- Mencegah Penuaan Dini
Selain mempunyai kandungan Vitamin B3, buah naga juga kaya akan Vitamin Edan beta-carotene  yang dapat memperlambat perkembangan sel dan mengurangi resiko proses oksidasi yang disebabkan oleh radikal bebas.
Caranya :
Ambillah setengah buah naga, blender hingga lembut. Setelah itu tuanglah 1 sendok makan yogur aduk hingga rata. Setelah itu olekan ke seluruh bagian wajah dan leher, siamkan selama 20 menit hingga benar-benar kering. Bilaslah dengan air hangat dan lakukanlah 1 minggu sekali.

- Mencegah dan Mengobati Jerawat
Buah naga mempunyai kandungan Vitamin C yang bermanfaat untuk mengobati jerawat.
Caranya :
Ambillah seperempat buah naga, lalu blenderlah hingga halus, dan ambillah airnya. Oleskan air tadi pada daerah yang berjerawat, diamkan hingga mengering. Sebaiknya pakailah secara teratur hingga jerawat mengering dan hilang.

- Mengatasi Kulit Terbakar Matahari
Buah naga bermanfaat untuk mengatasi kulit kering dan kulit berwarna merah akibat terbakar matahari. Jika tidak segera diatasi efek karena terbakar matahari akan terasa panas hingga beberapa jam. Untuk menghilangkan efek tersebut dapat dicoba dengan cara dibawah ini.
Caranya :
Buatlah perasan buah naga dan mentimun dengan takaran 2 sendok makan masing-masing. Campurlah hingga rata, lalu tambahkan madu 1 sendok makan. Oleskan ke bagian kulit yang terbakar tadi, dan biarkan meresap hingga kulit terasa dingin. Setelah itu bilaslah dengan air hangat dan lanjunkan dengan air dingin atau air es.

- Melindungi Kulit dari Sinar UV
Kandungan phytoene dan phyofluence yang terdapat dalam buah naga bermanfaat untuk melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar UV. Kandungan phytofluence dapat menyerap sinar UV dan dapat mempertahankan kulit agar tetap sehat.
Caranya :
Buatlah perasan buah naga secukupnya, lalu celupkan kapas ke dalamnya. Setelah itu tempelkan pada wajah dan biarkan hingga benar-benar meresap ke dalam kulit. Bilaslah dengan air bersih dan berdandanlah seperti biasa. Sebaiknya lakukanlah setiap hari sebelum memulai beraktivitas pada pagi hari , sehingga kulit dapat terlindungi dari sinar UV dengan baik.

Rabu, 28 Januari 2015

Manfaat Buah Naga Merah dan Putih untuk Kesehatan

Buah Naga Merah
Pada awalnya saya mengira buah adalah buah asli dari daratan cina, karena buah ini selalu ada di setiap ritual adat istiadat orang-orang cina. Namun setelah menelusuri lebih jauh, buh yang bernama latin Hylocereus polyrhizus ternyata berasal dari Amerika Tengah dan menyebar hingga ke Asia Tenggara.

Secara umum, setiap buah naga merah mengandungi protein, serat, karotin, kalsium, zat besi, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3 dan vitamin C. Kandungan nutrisi tersebut menjadikan buah naga banyak dicari untuk dikonsumsi.

Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan


Buah naga memang belum begitu lama masuk ke Indonesia. Namun manfaat buah naga yang begitu besar bagi kesehatan, menjadikannya sebagai buah yang sangat populer dalam waktu singkat. Berikut ini beberapa manfaat kesehatan dari buah naga:

1. Menjaga kesehatan tulang dan gigi

Kandungan fosfor dan kalsium yang tinggi pada buah ini sangat baik bagi menjaga kesehatan tulang dan gigi kita. Mengkonsumsi buah ini secara teratur sangat baik bagi para manula untuk mencegah dari osteoporosis dan juga tulang keropos.

2. Mencegah diabetes melitus

Buah naga juga dipercaya dapat mencegah terjadinya diabetes. Buah ini dapat membunuh sel jahat yang dihasilkan oleh pola hidup yang tidak sehat. Selain itu kadar gula yang terkandung didalamnya juga sangat kecil.

3. Menghambat penuaan dini

Kandungan antioksidan yang tinggi pada buah naga membantu menjaga tubuh kita dari radikal bebas, sehingga mampu menghambat proses penuaan dini. Zat anti oksidan yang dimiliki buah naga dipercaya sama tingginya dengan zat antioksidan yang terkandung pada buah apel.

4. Mencegah Kanker

Sama seperti manfaat kulit manggis dan manfaat daun sirsak, buah naga juga dapat mengatasi dan mencegah terjadinya kanker.

5. Menurunkan kadar kolesterol

Kandungan vitamin B3 yang terkandung bagi buah ini, bila dikonsumsi secara teratur mampu membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

6. Menghaluskan kulit wajah

Menurut Prof. Dr. Muhammad Yusuf, ahli pengobatan tradisional China, dalam kebudayaan Tionghoa buah naga dipercaya menghaluskan kulit wajah sehingga tampil lebih cantik

7. Meningkatkan kekebalan tubuh

Buah naga memiliki kandungan vitamin C yang mampu melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit dan juga baik untuk menjaga kesehatan kulit kita.

8. Meningkatkan nafsu makan

Bila memiliki balita yang susah makan, maka mengkonsumsi buah naga dipercaya bisa menaikan nafsu makan. Hal ini dikarenakan di dalam buah naga terkandung vitamin b1 dan b2 yang merupakan bahan baku suplemen untuk penambah nafsu makan.

9. Kulit buah naga

Manfaat dari tumbuhan ini bukan hanya terletak pada buahnya saja. Tapi ekstrak daun dan kulit buahnya dapat meningkatkan kelenturan pembuluh darah dan menghambat pertumbuhan sel tumor.

Tips Memilih Buah Naga


Nah, biar anda bisa mendapatkan buah naga yang kualitasnya baik, cobalah beberapa tips berikut ini saat akan membeli buah naga.

  1. Periksa kulit luar buah naga. Buah naga memiliki warna pink yang cerah dan mulus. Jika ada noda-noda kotor, memar, atau bekas pisau, sebaiknya dihindari. Carilah buah naga yang warnanya merata.
  2. Sentuh batah buah naga. Batang yang empuk menunjukkan bahwa buah naga tersebut sudah matang.
  3. Periksa juga daun atau kelopak yang menutupi kulit buah naga. Mereka pun harus berwarna cerah tanpa ada warna kecoklatan pada ujung-ujungnya.
  4. Seperti buah alpukat atau buah mangga, buah naga yang sudah matang juga bisa diukur dari kekenyalan dagingnya. Tekan jari Anda ke dalam kulit buah naga, jika terlampau keras berarti buah itu belum matang.
  5. Cium aroma buah naga. Jika Anda mencium aroma tropis yang ringan artinya daging di dalam kulit buah naga itu telah matang dan manis.
  6. Tempatkan buah naga yang sudah Anda beli pada suhu kamar untuk memastikan kematangannya. Buah yang matang biasanya berwarna merah muda/pink. Setelah itu, Anda bisa menyimpan buah naga yang sudah matang di dalam kulkas selama lima hari.